Sunday, 17 March 2013

Pada Diri

Pada diri yang sering kubebani
Pada diri yang mudah kucaci

Pada diri yang telah tahun ke 21 menanggung jiwa ini
Pada diri yang selalu terkorbankan atas luapan emosi

Padanya, kini aku berjanji untuk membagi beban ini. Tak hanya pada diri, tapi yang lain lagi
Padanya aku berjanji untuk menjadikannya penolongku untuk mendekat pada Rabbul 'izzati

Akankah Aku Berhenti

Pernahkah merasa diri ini begitu kecil dibandingkan dengan mereka yang menjulang?
Pernahkah merasa kehadiran diri ini tak ubahnya anai semata?
Pernahkah merasa khianat pada kesempatan yang sesungguhnya telah lama tiba?
Pernahkah merasa diri ini hanyalah seonggok daging berjalan yang tak ada guna?

Mungkin inilah yang seringkali menyesakkan dada ini..
berada diantara mereka yang begitu besar pada posisinya masing-masing
ia yang aktivis kampus sejati
ia yang pejuang qur'an
ia yang begitu berperan dalam program pengembangan keagamaan di kampus
ia yang begitu totalitas dengan akademiknya
dan ia yang begitu dominan dengan kaderisasi masjidnya

Lantas aku dimana?
Apa spesialisasiku?
Siapa aku diantara mereka?

Ah, betapa diri ini begitu kecil

---

Astaghfirullah..
Apakah ini termasuk keluhan Ya Rabb?

Nyatanya, manusia memang makhluk yang kecil
makhluk penuh dosa
tak bisa berbuat apa-apa

Nyatanya, memang kita makhluk merugi
Nafsu buruknya saja Allah bekali tiga
Sedang nafsu baiknya hanya satu

Nyatanya manusia memang makhluk yang dzalim
Amanah kekhalifahan, tak membuatnya utuh menjaga bumi
ternyata keluh malaikat itu memang terbukti

Ya Rabbi,
aku sadar, aku memanglah makhuk kecil yang penuh khilaf dan sedikit guna
sering lupa dan dosa

Tapi Ya Rabb, aku pun menyadari bahwa begitu banyak nikmat dan karunia yang Kau beri
Aku ingat betapa Engkau masih mempercayai kami, dengan amanah khalifah yang kau beri

Rabbi, izinkan aku untuk bisa kembali menemukan kepingan diri
yang terserak dan tak bertepi
Rabbi, izinkan aku untuk bisa memberi
atas segala potensi yang Kau beri
atas kesempatan yang Kau amanahi..

Rabbi, di sisa waktu yang entah berapa lama lagi
izinkan aku untuk mampu berlari
melawan segala kenyamanan diri

Rabbi, sungguh aku ingin berarti...



Monday, 11 March 2013

Dan Waktulah yang Mengajarkanku

Setelah dua tahun berlalu, akhirnya dia muncul kembali. 
Segala yang telah kutahan, akhirnya membuncah juga

Waktu mengajarkanku, bahwa ternyata kesabaranku tak sebesar yang mereka sangka
Waktu mengajarkanku, bahwa aku tak semenerima yang kuduga

Selalu aku merasa, perasaan ini begitu jahat dan nista
Tapi lagi-lagi waktu yang mengajarkanku
Bahwa kita memang tak bisa menyenangkan semua pihak
Semuanya memang tak bisa dipaksakan

Maka, biarkanlah ia berlari kemanapun ia mau
dan saat ia ingin berhenti, apalah daya
segalanya tak bisa dipaksakan

Dan akhirnya memang waktu yang mengajarkanku
tentang sabar
tentang ikhlas
tentang lapang dada
tentang ukhuwah
dan tentang keimanan

Ya Rabbi, 
kuatkanlah aku, saat segalanya terasa berat
lapangkanlah dada ini, saat segalanya terasa menghimpit




Sunday, 10 March 2013

sebenarnya

Banyak hal yang terjadi beberapa bulan terakhir ini

Banyak hal yang kusadari akhir-akhir ini

Terlalu banyak bahkan..

Nanti, akan kuceritakan tentang itu semua..

Tapi nanti, lain kali

Semoga masih ada waktu untukku :)

...

You Do Nothing but I Feel Something

Followers